
01.05.2007
Jakarta: Empat perempuan di bawah umur, belum lama ini, nyaris menjadi korban sindikat perdagangan gadis antarpulau. Keempat gadis itu, sebut saja Nanik, Eka, Rani, dan Wita, akan dijadikan wanita penghibur di Sambung Giri, Bangka Belitung.
Keempat gadis belia asal Sukabumi dan Indramayu, Jawa Barat ini, sempat disekap selama dua hari di rumah Ningsih dan Sahuri di Cilincing, Jakarta Utara. Sedianya, mereka akan dijual ke seorang mucikari dengan harga Rp 1.500.000 per orang. Mereka juga sempat menyuruh tersangka lain, Harti, untuk mencari gadis yang akan dijual ke Bangka Belitung. Satu korban dihargai Rp 250.000.
Kasus ini terbongkar berkat laporan salah seorang korban yang kabur dari rumah tersangka. Dia lari setelah mengetahui akan dipekerjakan di Batam sebagai wanita penghibur. Sebelumnya para pelaku menawari korban bekerja di Jakarta sebagai pelayan kafe. Mereka diiming-iming imbalan Rp 1.500.000 per minggu.
Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus ini. Karena, diduga masih ada korban lain yang sudah dijual ke luar Pulau Jawa untuk dijadikan wanita penghibur.